Cara menyusun CV untuk posisi marketing
Pilih pengalaman, proyek, dan hasil kerja yang relevan untuk memperkuat CV marketingmu.

Posisi marketing bisa mencakup banyak pekerjaan, mulai dari riset hingga pengelolaan konten. Mulai dengan membaca tanggung jawab posisi yang kamu lamar, lalu pilih pengalaman yang menunjukkan kemampuan terkait.
1. Kenali jenis peran marketing
Judul “marketing” bisa merujuk pada pekerjaan yang sangat berbeda. Satu perusahaan mungkin memakai judul itu untuk peran yang berfokus pada konten, sementara perusahaan lain memakainya untuk iklan digital atau riset. Karena itu, baca daftar tanggung jawab sebelum memutuskan pengalaman mana yang ditonjolkan.
Bagian-bagian di bawah membahas empat kelompok peran: konten, iklan digital, brand, dan riset. Batasnya tidak selalu tegas; satu posisi bisa mencakup beberapa kelompok sekaligus. Semua contoh penulisan di artikel ini bersifat ilustratif.
2. Pilih proyek yang relevan
Kumpulkan contoh pekerjaan seperti riset audiens, perencanaan acara, pengelolaan konten, atau analisis kampanye. Pengalaman organisasi dan proyek mandiri juga bisa digunakan selama peranmu dijelaskan dengan jujur.
Sebelum menulis, kumpulkan bukti yang mendukung setiap proyek. Bukti ini membantu kamu menulis poin yang akurat dan menjawab pertanyaan lanjutan saat interview.
- Materi yang kamu buat, seperti tulisan, desain, atau naskah.
- Laporan, rekap, atau tangkapan layar data yang boleh kamu simpan.
- Brief, rencana kampanye, atau kalender konten yang kamu susun.
- Masukan tertulis dari pembina, atasan, atau klien.
3. Peran konten: tunjukkan tulisan dan prosesnya
Untuk peran konten, pembaca perlu melihat jenis materi yang kamu buat, untuk siapa, dan bagaimana kamu mengelolanya. Sebutkan format yang kamu kerjakan, seperti artikel, naskah video, atau unggahan media sosial, beserta proses perencanaan dan penyuntingannya.
Sertakan tautan contoh tulisan jika boleh dibagikan. Jika kamu menyebut performa konten, jelaskan metrik yang dipakai dan asal datanya.
Sebelum
Mengelola media sosial organisasi.
Setelah diperjelas
Menyusun kalender konten bulanan dan menulis keterangan unggahan Instagram untuk program mentoring, lalu merevisinya berdasarkan masukan koordinator.
Sesuaikan contoh dengan pengalamanmu sendiri.4. Peran iklan digital: jelaskan data dan keputusanmu
Peran iklan digital dan pemasaran mesin pencari biasanya berkaitan dengan kampanye berbayar, pelacakan, dan pelaporan. Database pekerjaan O*NET dari Departemen Tenaga Kerja Amerika Serikat mencatat tugas seperti mengelola pelacakan dan pelaporan aktivitas pencarian, memeriksa metrik situs seperti kunjungan, rasio klik, dan konversi, serta menjalankan kampanye iklan berbayar.
Di CV, sebutkan platform yang benar-benar pernah kamu pakai, jenis kampanye, dan keputusan yang kamu ambil dari datanya. Pengalaman berskala kecil, seperti mengelola iklan untuk usaha keluarga, tetap bisa ditulis selama kamu jelas tentang skalanya.
Sebelum
Paham Google Ads.
Setelah diperjelas
Mengatur dan memantau kampanye iklan penelusuran untuk toko daring milik keluarga, lalu menyusun laporan mingguan tentang klik, biaya, dan pesanan.
Sesuaikan contoh dengan pengalamanmu sendiri.5. Peran brand: tunjukkan konsistensi dan koordinasi
Peran brand umumnya berhubungan dengan cara produk atau organisasi dikenal oleh audiensnya. Occupational Outlook Handbook dari U.S. Bureau of Labor Statistics menggambarkan pekerjaan manajer periklanan, promosi, dan pemasaran antara lain dengan merencanakan kampanye promosi, berdiskusi dengan tim tentang visi kreatif, dan menilai tampilan materi kampanye.
Untuk posisi awal, tonjolkan pengalaman menjaga konsistensi pesan dan visual, menyusun materi bersama tim kreatif, atau mengoordinasikan kegiatan promosi. Jelaskan peranmu dengan tepat: menyusun brief berbeda dengan menyetujui konsep akhir.
Sebelum
Membantu branding acara.
Setelah diperjelas
Menyusun panduan warna dan logo sederhana untuk acara jurusan, lalu memeriksa materi dari tim desain agar sesuai panduan sebelum diunggah.
Sesuaikan contoh dengan pengalamanmu sendiri.6. Peran riset: tunjukkan metode dan kesimpulan
Menurut Occupational Outlook Handbook, analis riset pasar merancang cara pengumpulan data seperti survei dan kuesioner, menganalisis data, lalu menyajikan temuan dalam tabel, grafik, dan laporan. Kemampuan analitis, komunikasi, berpikir kritis, dan ketelitian disebut sebagai kualitas penting untuk pekerjaan ini.
Di CV, sebutkan metode yang kamu pakai, jumlah responden jika tercatat, alat analisis, dan kepada siapa hasilnya disajikan. Skripsi atau tugas kuliah dengan survei bisa menjadi bukti, asalkan kamu menjelaskan bagianmu dalam penelitian tersebut.
Sebelum
Melakukan riset pasar untuk tugas kuliah.
Setelah diperjelas
Merancang kuesioner daring untuk mahasiswa pengguna layanan antar makanan, mengolah jawabannya di spreadsheet, dan mempresentasikan tiga temuan utama di kelas.
Sesuaikan contoh dengan pengalamanmu sendiri.7. Jelaskan kontribusimu
Sebutkan pekerjaan yang kamu tangani, alat yang benar-benar kamu gunakan, dan keluaran yang dihasilkan. Jangan mengklaim hasil keseluruhan tim sebagai kontribusi pribadi.
Sebelum
Membantu tim publikasi kegiatan kampus.
Setelah diperjelas
Menyusun kalender konten untuk kegiatan kampus, menulis materi publikasi, dan merangkum respons peserta sebagai bahan evaluasi tim.
Sesuaikan contoh dengan pengalamanmu sendiri.8. Gunakan angka dengan hati-hati
Angka membantu pembaca memahami skala, tetapi hanya jika kamu bisa menjelaskan asalnya. Sebutkan nama metrik dengan tepat, periode pengukurannya, dan apakah hasil itu dicapai sendiri atau bersama tim. Jangkauan, tayangan, klik, dan pesanan adalah hal yang berbeda.
Jika tidak punya data, tulis keluaran yang jelas: jumlah materi yang dibuat, laporan yang disusun, atau proses yang kamu perbaiki. Kalimat seperti ini tetap konkret tanpa perlu menebak angka.
Pada contoh ilustratif di bawah, versi kedua menyebut metrik, periode, sumber data, dan pembagian peran. Angkanya hanya contoh; gunakan data dari catatanmu sendiri.
Sebelum
Meningkatkan engagement media sosial secara signifikan.
Setelah diperjelas
Bersama satu rekan, menguji dua format unggahan selama empat minggu; format carousel mendapat rata-rata simpan lebih tinggi menurut Instagram Insights, lalu dipakai tim untuk bulan berikutnya.
Sesuaikan contoh dengan pengalamanmu sendiri.9. Tulis ringkasan yang sesuai peran
Ringkasan di bagian atas CV sebaiknya pendek dan spesifik. Sebutkan latar belakangmu, jenis pekerjaan marketing yang pernah kamu lakukan, dan peran yang kamu tuju. Hindari kata sifat umum yang tidak bisa dibuktikan dari isi CV.
Jika kamu melamar beberapa jenis peran marketing, sesuaikan ringkasan untuk setiap lamaran. Ringkasan untuk peran riset, misalnya, lebih tepat menonjolkan pengalaman mengolah data daripada kemampuan menulis naskah. Contoh di bawah bersifat ilustratif.
Sebelum
Lulusan baru yang kreatif, pekerja keras, dan cepat belajar.
Setelah diperjelas
Lulusan komunikasi dengan pengalaman menulis konten dan mengelola kalender publikasi untuk kegiatan kampus. Mencari peran content marketing untuk mengembangkan kemampuan perencanaan dan penulisan.
Sesuaikan contoh dengan pengalamanmu sendiri.10. Untuk fresh graduate dan yang pindah karier
Fresh graduate bisa memakai proyek kuliah, magang, organisasi, lomba, atau proyek pribadi seperti blog dan akun media sosial yang kamu kelola. Letakkan bagian proyek di posisi yang mudah dilihat jika pengalaman kerjamu masih terbatas.
Jika kamu pindah dari bidang lain, cari pekerjaan sebelumnya yang bersinggungan dengan marketing. Staf penjualan mungkin memahami keberatan pelanggan, sementara staf layanan pelanggan terbiasa merangkum keluhan yang sering muncul. Tulis bukti tersebut di bagian pengalaman, lalu hubungkan dengan kebutuhan lowongan.
Sebelum
Customer service di perusahaan e-commerce.
Setelah diperjelas
Merangkum pertanyaan pelanggan yang paling sering muncul setiap bulan dan mengusulkan topik FAQ baru kepada tim konten.
Sesuaikan contoh dengan pengalamanmu sendiri.11. Susun bagian CV agar mudah dipindai
Susunan yang umum dipakai adalah ringkasan singkat, pengalaman, proyek, keterampilan, dan pendidikan. Sesuaikan urutannya dengan bukti terkuatmu. Di bagian keterampilan, tulis alat yang benar-benar pernah kamu pakai, dengan nama yang sama seperti di lowongan.
Jika CV dikirim melalui portal lamaran, hindari tata letak rumit seperti tabel, kolom, dan grafik. Pusat karier University of Maryland dan University of Arizona menyarankan hal ini agar isi CV lebih mudah dibaca sistem pelacak lamaran. Simpan desain visual yang lebih bebas untuk portofolio.
12. Periksa bukti dan portofolio
Jika menyertakan portofolio, pastikan tautannya bisa dibuka dan materi boleh dibagikan. Beri konteks singkat agar pembaca memahami tujuan proyek dan bagian yang kamu kerjakan.
Panduan Career Development College of Business Kansas State University menyarankan setiap proyek disajikan seperti studi kasus: tantangan, strategi, pelaksanaan, dan hasil. Panduan yang sama menyarankan untuk memilih karya terbaik daripada memasukkan semuanya.
- Gunakan angka hanya jika ada data pendukung.
- Sembunyikan informasi rahasia milik klien atau tim.
- Pastikan kontak dan tautan portofolio masih aktif.
13. Kesalahan yang sering terjadi
Kesalahan berikut membuat kemampuan marketingmu sulit dinilai, meskipun pengalamanmu sebenarnya relevan.
- Memakai satu CV untuk semua jenis peran marketing.
- Menulis daftar platform tanpa menjelaskan apa yang kamu lakukan dengannya.
- Menyebut angka tanpa periode, sumber, atau konteks.
- Mengklaim hasil kampanye tim sebagai hasil pribadi.
- Menautkan portofolio yang tidak bisa dibuka atau berisi materi rahasia.
- Memakai desain CV yang rumit sehingga isinya sulit dibaca.
14. Periksa sebelum dikirim
- Jenis peran sudah kamu kenali dari tanggung jawab di lowongan.
- Pengalaman dan proyek teratas mendukung peran tersebut.
- Setiap poin menjelaskan tindakan, alat, dan keluaran.
- Angka punya sumber dan periode yang jelas.
- Portofolio bisa dibuka dan materinya boleh dibagikan.